PUPR Barsel Targetkan WTP Desa Bundar Beroperasi pada Akhir 2025

IMG-20251120-WA0005

Barito Selatan – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat. Pada tahun 2025, pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) di Desa Bundar resmi direalisasikan dengan nilai anggaran sekitar Rp6 miliar.

Kepala Dinas PUPR Barsel, Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., melalui Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Ir. Kusrnadi Noor Cahayono, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pembangunan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah melalui Dinas PUPR tahun ini membangun WTP atau IPA di Desa Bundar dengan nilai sekitar Rp6 miliar. Pembangunan ini bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Desa Bundar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kusrnadi menerangkan bahwa pekerjaan tidak hanya mencakup pembangunan WTP, tetapi juga fasilitas pendukung lainnya.

“Yang dibangun itu WTP, kemudian serpoarnya, jaringan perpipaan, dan Sambungan Rumah (SR). Insya Allah mulai akhir tahun ini sudah bisa melayani kebutuhan air bersih di Desa Bundar,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 dan ditargetkan berfungsi pada akhir tahun.

“Kami menargetkan agar WTP sudah beroperasi pada akhir 2025 dan dapat langsung melayani masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan ini sekaligus menjadi solusi atas menurunnya kualitas sumber air lama yang sudah tidak memadai.

“Sebelumnya, sumber air berasal dari mata air. Namun beberapa tahun terakhir kondisinya sangat memprihatinkan dan cenderung kering. Karena itu, sumber air dipindahkan ke lokasi yang lebih baik, posisinya sedikit lebih tinggi dari wilayah Desa Bundar,” jelasnya.

Dengan beroperasinya WTP tersebut, pemerintah berharap pelayanan air bersih di Desa Bundar meningkat secara signifikan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.(Edi Yanto)


You cannot copy content of this page