DKPP Barito Selatan Siapkan Data Pekebun dan Bibit Sawit untuk Program Peremajaan 2027

IMG-20260218-WA0001

Barito Selatan – Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan Kabupaten Barito Selatan (DKPP Barsel) melakukan persiapan penguatan sektor perkebunan kelapa sawit rakyat melalui program plasma dan pendataan pekebun sebagai dasar penyaluran bantuan serta rencana peremajaan kebun pada 2027.

Kepala DKPP Barsel, Ida Safitri, SP., M.M., melalui Kepala Bidang Perkebunan, Eka Wahyuni, SP., menyampaikan bahwa perkembangan perkebunan kelapa sawit di daerah tersebut menunjukkan tren peningkatan partisipasi masyarakat.
“Dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit terdapat skema plasma, yakni kebijakan pemerintah yang bertujuan mendukung kebun sawit milik rakyat, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan bibit,” ujar Eka Wahyuni di Buntok, Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, program plasma diarahkan untuk membantu pekebun memperoleh bibit berkualitas sehingga produktivitas kebun rakyat dapat meningkat. Selain itu, terdapat rencana program peremajaan (replanting) yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2027, termasuk dukungan dari pemerintah pusat sesuai ketentuan yang berlaku.

DKPP Barsel telah melakukan pendataan terhadap pekebun kelapa sawit di sejumlah wilayah. Data tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan divalidasi guna memastikan calon penerima program memenuhi persyaratan administratif dan teknis.

“Pendataan telah kami laksanakan. Tahap berikutnya adalah verifikasi dan validasi untuk menentukan kebun rakyat yang memerlukan program plasma maupun bantuan peremajaan. Penyediaan bibit akan disesuaikan dengan kebutuhan dan permohonan pekebun,” katanya.

Menurutnya, prioritas program diberikan kepada pekebun sawit rakyat di wilayah Barito Selatan agar ketersediaan bibit terpenuhi serta keberlanjutan usaha perkebunan masyarakat tetap terjaga.

Melalui program plasma dan rencana peremajaan kebun tersebut, DKPP Barsel berharap produktivitas perkebunan sawit rakyat meningkat dan berkontribusi terhadap penguatan perekonomian masyarakat daerah.( EDI YANTO )

You cannot copy content of this page