Pemkab Barsel Salurkan Bansos, Bantuan Sembako, dan Paket Keluarga Berisiko Stunting di Jenamas

file_00000000323882079a8461f0dd048475

BARITO SELATAN || Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, menyalurkan bantuan sosial, bantuan paket keluarga berisiko stunting, serta Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Tahun 2026 kepada masyarakat di Desa Rantau Bahuang dan Desa Tampulang, Kecamatan Jenamas, Rabu (21/10/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, meringankan beban ekonomi keluarga, serta mendukung percepatan penanganan stunting di Kabupaten Barito Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, S.T., M.T., Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Barsel, tim percepatan pembangunan, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan.

Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Barito Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Bagian Protokol, Kepala Bulog Cabang Buntok, Camat Jenamas beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta kepala desa setempat.

Dalam sambutan Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri yang dibacakan Wakil Bupati Khristianto Yudha, disampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan mengetahui kondisi yang dihadapi warga Desa Rantau Bahuang dan Desa Tampulang.

Pemerintah daerah juga mengajak para orang tua untuk memperhatikan asupan gizi, kesehatan, serta tumbuh kembang anak. Hal tersebut penting karena anak-anak yang sehat merupakan bagian dari harapan bersama untuk mewujudkan masa depan Kabupaten Barito Selatan yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Selatan, Syahdani, menjelaskan bahwa paket bantuan sembako yang disalurkan terdiri atas beras premium sebanyak 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, lima bungkus mi instan, gula pasir 1 kilogram, dan satu kaleng sarden berukuran 155 gram.

Menurut Syahdani, keluarga penerima manfaat (KPM) ditentukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pada kelompok desil 1 hingga desil 4.

Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat pada kelompok tersebut di Kabupaten Barito Selatan tercatat sebanyak 13.362 KPM.

Adapun jumlah penerima manfaat di tiga desa yang menjadi sasaran penyaluran pada kegiatan tersebut meliputi Desa Tabatan sebanyak 36 KPM, Desa Rantau Bahuang sebanyak 64 KPM, dan Desa Tampulang sebanyak 187 KPM. Dengan demikian, total penerima manfaat di ketiga desa tersebut mencapai 287 KPM.

Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Jenamas, jumlah penerima manfaat tercatat sebanyak 878 KPM yang tersebar di empat desa dan satu kelurahan.

Untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, serta keamanan pengadaan dan penyaluran bantuan pangan, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Buntok melalui sistem katalog elektronik atau e-Katalog.

Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berharap masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah daerah juga berharap dukungan terhadap pemenuhan gizi keluarga dan pencegahan stunting dapat terus diperkuat melalui sinergi lintas perangkat daerah dan partisipasi masyarakat.( Edi Yanto )