Apel Besar: Barito Selatan Menuju Masa Depan yang Gemilang

IMG-20250408-WA0001

Tribunkalimantan .com // Buntok – Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menggelar apel besar pada Selasa, 8 April 2025, dengan semangat membara untuk membangun daerah yang lebih maju, profesional, dan berintegritas. Bupati dan Wakil Bupati memimpin apel, menyampaikan pidato tegas dan penuh wibawa yang menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan kinerja maksimal dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan tonggak awal menuju perubahan nyata.08/04/2025

Ucapan selamat Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri disampaikan kepada seluruh masyarakat Barito Selatan. Bupati mengajak seluruh ASN untuk mengabdi dengan tulus ikhlas, melayani masyarakat tanpa pamrih, sebagai wujud pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bangsa Indonesia. Visi Indonesia Emas 2045 menjadi pendorong utama pembangunan berkelanjutan di Barito Selatan, menuntut kerja keras dan komitmen yang tak kenal lelah dari seluruh elemen masyarakat.

Arahan Bupati lugas dan tanpa kompromi: aksi nyata, bukan hanya wacana. Tidak ada toleransi bagi penundaan, kerja setengah hati, atau ketidakprofesionalan. Efisiensi, kecepatan, dan keberanian menghadapi tantangan menjadi kunci keberhasilan. Delapan poin penting harus ditindaklanjuti segera: penyusunan Perda RPJMD, laporan kinerja OPD yang akurat, penyelesaian LPPD, tindak lanjut rekomendasi pemeriksaan, realisasi anggaran transparan, penataan tenaga honorer, penyelesaian laporan keuangan dan pemeriksaan BPK, serta revisi anggaran untuk efisiensi dan realokasi dana.

Revisi anggaran senilai 200 miliar rupiah akan difokuskan pada program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sanitasi; mengendalikan inflasi, menstabilkan harga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati meminta introspeksi diri, evaluasi kinerja, dan perencanaan yang cermat dari setiap kepala OPD. ASN yang merasa tak mampu mengikuti ritme kerja yang tinggi diharapkan mengundurkan diri. Program 100 hari pertama difokuskan pada pendataan ASN, pengelolaan aset daerah berbasis digital, pemberdayaan UMKM, penjaminan gizi anak, pembangunan infrastruktur, pengembangan sektor pertanian, perluasan akses listrik, dan pendidikan gratis. Keberhasilan program ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya bupati. Disiplin, integritas, dan profesionalisme adalah kunci utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan melayani, menuju Barito Selatan yang maju, berdaya saing, dan bermartabat. (Edi Yanto)

You cannot copy content of this page