Atasi Dampak Kemarau dan Karhutla, Pemkab Barito Selatan Salurkan Bantuan ke Marawan Baru

GridArt_20261010_055055541

Barito Selatan // Guna mengantisipasi dampak buruk yang ditimbulkan oleh kemarau panjang, kabut asap akibat kebakaran hutan, serta krisis ketersediaan air bersih yang melanda wilayah Kecamatan Dusun Utara, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan bantuan paket sembako, bantuan pangan untuk anak berisiko stunting, dan cadangan pangan pemerintah daerah ke Desa Marawan Baru. Penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., didampingi Wakil Bupati Khristianto Yudha, S.T., M.T., Pj. Sekretaris Daerah Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., serta Plt. Kepala BPKAD H. Ali Sadikin, SE, MM. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Senin, 05 Oktober 2026.

Suasana penuh harapan dan kekeluargaan sangat terasa menyelimuti lokasi kegiatan sejak pagi hari. Warga Desa Marawan Baru dengan antusias menyambut kedatangan rombongan pemerintah daerah, seolah beban berat yang mereka rasakan selama ini sedikit terangkat dengan kehadiran para pemimpin mereka. Bagi masyarakat setempat, bantuan yang disalurkan bukan sekadar barang kebutuhan, melainkan bentuk perhatian nyata di tengah kesulitan akibat lahan pertanian yang kering, udara yang kurang sehat, serta sulitnya mendapatkan akses air bersih.

Bupati Barito Selatan dalam keterangannya menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan prioritas utama pemerintah daerah agar tidak ada satu pun warga yang kesulitan mendapatkan akses pangan yang layak, serta memastikan tumbuh kembang anak-anak tetap terjaga dengan baik. “Tantangan alam yang kita hadapi saat ini memang cukup berat dan menguji ketabahan kita semua. Namun, saya yakin dengan kebersamaan, gotong royong, dan dukungan satu sama lain, segala kesulitan ini pasti akan segera berlalu dan teratasi dengan baik,” tegas Dr. H. Eddy Raya Samsuri di hadapan warga.

Plt. Kepala BPKAD, H. Ali Sadikin, SE, MM, menjelaskan bahwa seluruh proses perencanaan hingga penyaluran bantuan telah dipersiapkan dengan matang dan diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan sampai ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan. Penyaluran cadangan pangan daerah ini juga menjadi strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan di wilayah desa-desa rawan, sehingga ketahanan pangan daerah tetap terjaga meskipun kondisi alam sedang tidak bersahabat dan sulit diprediksi.

Masyarakat Desa Marawan Baru sangat mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh pemerintah kabupaten. Harapan besar dilontarkan oleh para warga agar musibah dan kesulitan akibat kemarau, asap karhutla, serta krisis air bersih ini bisa secepatnya diatasi dan berlalu, membawa kembali suasana aman, nyaman, dan sejahtera di Desa Marawan Baru, seluruh Kalimantan Tengah, serta wilayah Indonesia lainnya yang juga sedang terdampak bencana serupa.
(Edi Yanto)