Buka Lomba Bulan Bahasa 2026, Bupati Eddy Raya: Bahasa Daerah Adalah Identitas Kita
Barito Selatan // Semangat pelestarian bahasa dan budaya kian menggelora di Aula Yayasan NURHAYARIA Kabupaten Barito Selatan, saat Lomba Bulan Bahasa Tahun 2026 resmi dibuka. Kegiatan ini diikuti antusias oleh ratusan peserta yang berasal dari jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA yang datang dari berbagai wilayah di Barito Selatan untuk menunjukkan bakat dan kecintaan mereka terhadap warisan budaya. Jumat, 09/10/2026.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Nurul Hikmah selaku Pengawas Yayasan NURHAYARIA, para Kepala Perangkat Daerah, Camat Dusun Selatan beserta jajaran Lurah, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri, panitia, guru, dan pendamping. Tampak hadir pula Asisten I Setda Barsel, Rahmat Nuryadin, S.H., M.H., yang hadir mewakili Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri untuk menyaksikan langsung rangkaian acara bersama para peserta lomba yang tampak bersemangat.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I, Bupati Eddy Raya Samsuri menegaskan bahwa Bulan Bahasa bukan sekadar agenda perlombaan biasa, melainkan momen penting untuk menumbuhkan kecintaan mendalam terhadap bahasa, budaya, seni, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi, terutama bagi generasi muda. Ia juga menyampaikan apresiasi pemerintah daerah atas terselenggaranya kegiatan ini. “Bahasa daerah adalah bagian dari identitas dan kekayaan budaya kita. Belajarlah dari orang tua, kakek dan nenek, guru, maupun orang-orang yang lebih tua. Kalau ada kata yang belum mengerti, jangan malu untuk bertanya,” pesannya tegas.
Sementara itu, Ketua Yayasan NURHAYARIA mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak pendukung, menyebut kegiatan ini sebagai agenda rutin untuk memotivasi anak berani tampil dan berbahasa santun. “Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga memiliki karakter dan kebanggaan terhadap bahasa dan budaya daerahnya,” ujarnya. Bupati juga berpesan agar peserta tidak terbebani hasil akhir, melainkan nikmati prosesnya. “Tampilkan kemampuan terbaik kalian, jangan takut salah, dan jangan malu untuk mencoba. Menang atau kalah itu bagian dari perlombaan,” tambahnya, sebelum lomba resmi dibuka dengan tepuk tangan meriah.
(Edi Yanto)
