DLH Kotawaringin Timur Pelajari Keberhasilan Program Kampung Iklim di Barito Selatan
Barito Selatan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Selatan menerima kunjungan kerja dari DLH Kabupaten Kotawaringin Timur pada 17–18 Oktober 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari keberhasilan pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim) yang telah berjalan dengan baik di Barito Selatan.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Barito Selatan, Gaspar Donatus, S.Pi., M.Si., di kantor DLH setempat, pada hari pertama. Dalam pertemuan itu, rombongan dari DLH Kotawaringin Timur menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan mereka, yakni untuk belajar tentang pelaksanaan Proklim serta berbagai inovasi pengelolaan lingkungan yang diterapkan di Barito Selatan.
Pada hari kedua, rombongan melakukan kunjungan lapangan ke Desa Sanggu, salah satu desa pelaksana Proklim di Barito Selatan. Mereka meninjau kegiatan keanekaragaman hayati yang dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH), yang membudidayakan berbagai jenis anggrek lokal seperti hoya dan madu kelulut. Kegiatan tersebut menjadi contoh nyata penerapan konservasi lingkungan berbasis masyarakat.
Perjalanan dilanjutkan ke Desa Pararapak, Kecamatan Dusun Selatan, yang dikenal sebagai peraih penghargaan tertinggi bidang Proklim di Kabupaten Barito Selatan, bahkan menjadi satu-satunya desa di Kalimantan Tengah yang meraih prestasi tersebut. Di lokasi ini, DLH Barito Selatan memaparkan berbagai inovasi, capaian, dan strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Gaspar Donatus menyampaikan rasa bangga atas kunjungan tersebut.
“Kami senang Barito Selatan dapat menjadi tempat belajar bagi rekan-rekan dari DLH Kotawaringin Timur. Ini membuktikan bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan telah menghasilkan dampak positif yang nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Rodi Hartoni, perwakilan DLH Kotawaringin Timur, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat dan berbagai ilmu yang diperoleh selama kunjungan.
“Kami banyak belajar dari pengalaman Barito Selatan. Semoga hal ini bisa kami terapkan di daerah kami untuk memperkuat pelaksanaan Proklim,” ucapnya.
Barito Selatan diketahui menjadi kabupaten dengan jumlah Program Kampung Iklim terbanyak di Kalimantan Tengah, sekaligus peraih penghargaan tertinggi dalam implementasi program tersebut.
Kunjungan ini menjadi momentum penting mempererat kerja sama antar daerah, serta memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui gerakan masyarakat yang berkelanjutan.( EDI YANTO)






