Gubernur Agustiar Sabran Gratiskan Pasar Murah, Tekan Inflasi dan Bantu Warga Miskin
Tribunkalimantan .com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar pasar murah dalam program “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”. Program inovatif ini digagas untuk meringankan beban masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan harga kebutuhan pokok. Jum’at 28/03/2025
Pasar murah yang digratiskan sepenuhnya oleh Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran dan H. Edy Pratowo, ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Pelaksanaan pasar murah diresmikan secara virtual oleh Gubernur Kalteng melalui video conference pada Jumat, 28 Maret 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Kalteng, termasuk Kabupaten Barito Selatan.
Di Barito Selatan sendiri, pasar murah digelar di halaman Iring Witu, Jalan Tugu Buntok, dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting.
Di antara pejabat yang hadir adalah Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsury, ST., MM.; Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Selatan, Hj. Permana Sari, S.Si., M.M., MBA; Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha ST; serta sejumlah kepala dinas terkait, seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Disdagkop-UMKM, Kepala Dinas Perkimtan, dan perwakilan dari Dandim 1012 Buntok dan Polres Barsel. Kehadiran unsur Forkopimda dan OPD lainnya menunjukkan dukungan penuh terhadap program ini.
H.Eddy Raya Samsuri Melalui Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya program pasar murah dalam pengendalian inflasi. Ia mengapresiasi keputusan Gubernur untuk menggratiskan seluruh paket sembako yang awalnya direncanakan dijual dengan harga terjangkau. Hal ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Barito Selatan yang membutuhkan.
Kepala Disdagkop-UMKM Barito Selatan, Swita Minarsih, SE, menjelaskan rincian paket sembako yang diberikan. Setiap paket berisi beras premium, minyak goreng 2 liter, dan gula 1 kg, dengan nilai total mencapai Rp 128.500. Kabupaten Barito Selatan menerima kuota sebanyak 2016 paket untuk tahap pertama, yang akan didistribusikan ke 14 desa. Program ini direncanakan akan berlangsung dalam tiga tahap, sebagai upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Pasar murah ini menyasar masyarakat kurang mampu dan pelaku UMKM. Pemberian paket sembako secara gratis diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan. Inovasi ini menunjukkan komitmen pemerintah Kalteng dalam memberikan perlindungan sosial dan mengendalikan inflasi di daerah.
Keberhasilan program ini tak lepas dari koordinasi dan kerjasama yang solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Partisipasi aktif seluruh pihak, mulai dari unsur Forkopimda hingga masyarakat, menjadi kunci keberhasilan dalam pendistribusian paket sembako secara merata dan tepat sasaran.
Program “Kalteng Berkah, Kalteng Maju” melalui pasar murah gratis ini menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menghadapi tantangan ekonomi. Semoga program ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
(Edi Yanto)






