Kali ini Kampanye Calon Gubernur Dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Willy – Habib (HARMONIS) dan Kampanye Calon Bupati Dan Wakil Bupati Murung Raya Heriyus – Rahmanto (HEBAT) Nomor Urut 1 Deselenggarakan Dalam Kota Puruk Cahu

IMG-20241114-WA0000

Tribunkalimantan. com) – Kampanye yang dilakukan dalam kota Puruk Cahu, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya bertempat di kediaman H Pardi seputar RT 10 Puruk Cahu, Rabu (13/112024).

Orasi yang disampaikan Herianson D Silam, yang berkapasitas sebagai tim pemenangan Willy – Habib, dirinya meminta agar warga Puruk Cahu mendukung dan memenangkan paslon Gubernur dan wakil Gubernur Kalimantan Tengah Willy – Habib (HARMONIS) nomor urut 1, Herianson merupakan warga Puruk Cahu dengan usia 58 tahun.

 

“Mari bersama – sama kita mendukung dan mencoblos paslon Gubernur Kalimantan Tengah Wully – Habib (HARMONIS) nomor uurut 1 pada penyelenggaraan pilkada yang akan dihelat Rabu 27 November 2024 akan datang,” Tandas
Grogot panggilan akrab Herianson D Silam.

Sementara, Heriyus calon bupati Murung Raya menyampaikan program hal yang vital bagi masyarakat Murung Raya melalui Visi Misi dan program unggulan dan program prioritas yaitu adalah: 1.Kartu HEBAT Pra Kerja, 2.Kartu HEBAT BLT (Bantuan Langsung Tunai) bersumber dari APBD Murung Raya. 3.Kartu HEBAT Sehat plus serta tambahan makanan konsumsi. 4.Kartu HEBAT santri dan Kartu HEBAT Pintar Sekolah Theplogi. 6, Kartu Hebat Mura Cerdas. 7.Kartu HEBAT Mahasiswa Murung Raya. 8.Katrtu HEBAT Fasilitas UMKM Dan IKN. Peningkatan tunjangan bagi Damang, Kepala Adat, Martir Adat, Penghulu, Guru Ngaji, Guru Sekolah Minggu, Ketua RT, Ketua RW di wilayah Kabupaten Murung Raya.
9.Peningkatan Tambahan Penghasilan bagi Tenaga Pendidik dan Kesehatan (P3K) ASN, dan Tenaga Honorer.
Kemudian ada 14 Program prioritas.

Selain itu, tersedianya dana hibah dengan nominal Rp 100 juta yang akan disalurkan kepada masyarakat untuk pembangunan rumah ibadah mushola di Puruk Cahu.

Dalam kampanye ini warga Sukir mempertanyakan kepada HEBAT soal akan masuk dan bekerja di daerah satu perusahaan, jika nantinya ditolak.

Kemudian H Pendi meminta supaya pasar Pelita Hilir di Renovasi agar masyarakat para pedagang tidak lagi menjajakan dagangannya dipinggir jalan raya.

Sedangkan ibu Nurul mempertanyakan kepada HEBAT soal distribusi air PDAM kepada pelanggan seringnya macet dan tergenang. (Helmi)

You cannot copy content of this page