Pergantian Pimpinan Rutan Buntok, Momentum Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan
BUNTOK — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Buntok menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) dan kenal sambut Kepala Rutan di Aula Serbaguna Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Selasa (14/10/2025).
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, serta perwakilan instansi terkait.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIB Buntok, Tigor Immanuel Hutabalian, A.Md.I.P., S.H., M.H., secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Febryanto, A.Md.I.P., S.H., M.H. sebagai Kepala Rutan yang baru.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, A.Md.I.P., S.H., M.H., turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua DPRD Barito Selatan, Kapolres, Dandim 1012/Btk, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Buntok, Ketua Pengadilan Agama Buntok, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, serta tamu undangan .
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barito Selatan, Kristianto Yudha, S.T., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kerja keras selama menjabat sebagai Plt. Kepala Rutan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Tigor Immanuel Hutabalian atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga pengalaman tersebut menjadi amal kebaikan dalam tugas selanjutnya,” ujar Kristianto Yudha.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan harapan agar pejabat baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan dengan baik serta membawa inovasi dalam pembinaan warga binaan.
“Kami berharap Bapak Febryanto dapat meneruskan program pembinaan yang sudah berjalan, serta menambah semangat baru agar warga binaan dapat kembali menjadi pribadi yang produktif dan mandiri,” katanya.
Kristianto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak Rutan Buntok, terutama dalam kegiatan pembinaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
“Kolaborasi ini penting agar pembinaan di lembaga pemasyarakatan sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang aman, tertib, dan sejahtera,” tuturnya.( Edi Yanto)






