Asisten I Setda Barsel Buka Pelatihan Pascabencana BPBD Tahun 2025

IMG-20251211-WA0007

Barito Selatan|| Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan menggelar Pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) dan Penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Tahun 2025. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor BPBD Barito Selatan, Rabu (10/12/2025).

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Daerah Barito Selatan, Rahmat Nuryadin, yang mewakili Penjabat Sekretaris Daerah Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Rahmat menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan pascabencana.

“Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada seluruh OPD mengenai kesiapsiagaan serta penanganan pascabencana,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh penyelenggaraan pelatihan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketanggapan daerah dalam menghadapi risiko bencana.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan ini, sehingga seluruh materi yang diberikan dapat diterapkan secara optimal di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Barito Selatan, Agus’in Yulius, S.T., M.T., menjelaskan bahwa penguatan kapasitas pascabencana erat kaitannya dengan perencanaan dan pengelolaan anggaran daerah. Menurutnya, sinkronisasi data dan perencanaan menjadi faktor penting agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif.

“Penanganan pascabencana memerlukan perencanaan anggaran yang tepat, terukur, dan berbasis data. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh OPD memahami alur kebutuhan pascabencana sehingga penyusunan anggaran dapat dilakukan secara akurat dan sesuai prioritas,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarsektor untuk memastikan proses pemulihan dapat berlangsung cepat dan tepat sasaran.

“Dengan pelatihan Jitupasna dan R3P ini, kami mendorong setiap OPD agar lebih siap, lebih terkoordinasi, dan mampu menyusun kebutuhan pascabencana secara terpadu,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Agus’in berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan.

“Semoga kegiatan ini berjalan baik, dan seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang didapat,” tutupnya.( Edi Yanto)


 

You cannot copy content of this page