DLH Barito Selatan Finalisasi Dokumen Profil Keanekaragaman Hayati melalui FGD Tahap Akhir

IMG-20251210-WA0007

Buntok – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Selatan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tahap akhir penyusunan Dokumen Profil Keanekaragaman Hayati (Kehati), Rabu (10/12/2025), di Aula DPUPR Barito Selatan. Kegiatan ini menjadi langkah penting sebelum dokumen tersebut ditetapkan sebagai acuan resmi dalam pengelolaan keanekaragaman hayati di wilayah Barito Selatan.

Kepala DLH Barito Selatan, Ir. Bilivson, S.T., M.T., melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH), Gaspar Donatus, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa FGD tersebut merupakan tahapan final sebelum dokumen disahkan menjadi pedoman daerah.

“FGD hari ini merupakan tahap akhir sebelum profil kehati ditetapkan sebagai dokumen resmi. Dokumen ini sangat penting karena menjadi dasar pengelolaan keanekaragaman hayati secara bijaksana di Kabupaten Barito Selatan,” ujarnya.

Gaspar menambahkan bahwa penyusunan dokumen ini memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam konteks pelestarian lingkungan, tetapi juga dalam mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat.

“Pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan dengan memperhatikan aspek kelestarian. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi tanpa mengancam keberadaan flora dan fauna,” jelasnya.

Ia turut menekankan pentingnya pengelolaan keanekaragaman hayati secara terkendali serta perlunya keterlibatan masyarakat, terutama dalam menjaga populasi spesies yang berstatus dilindungi.

“Kami berharap masyarakat turut menjaga flora dan fauna. Pemanfaatan yang tidak terkendali dapat mengancam keberlangsungan spesies, terutama yang termasuk kategori dilindungi,” tambahnya.

FGD tersebut dihadiri berbagai instansi terkait, seperti Dinas Pertanian dan Kehutanan, Dinas Perikanan, Bapperida Barito Selatan, Dinas PUPR Barito Selatan, KPHP–KPHL, PT Nusantara Raya Solusi (NRS), serta Borneo Orangutan Survival (BOS) Mawas. Kehadiran berbagai pihak tersebut memberikan masukan penting untuk penyempurnaan Profil Kehati Barito Selatan.

Tenaga ahli dari DLH Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus penyusun dokumen, Dr. Belinda Hastari, S.Hut., M.Si., menjelaskan bahwa penyusunan dokumen telah berlangsung sejak September melalui proses pengumpulan data dan koordinasi dengan perangkat daerah.

“Sejak September 2025, kami mengumpulkan data serta berkoordinasi dengan berbagai OPD. Puji Tuhan, hari ini kita dapat melaksanakan FGD untuk memfinalisasi draf yang telah disiapkan,” tutur Belinda.

Ia juga menyampaikan bahwa penyusunan dokumen serupa sedang dilakukan di Kabupaten Gunung Mas dan dijadwalkan melaksanakan FGD pada Jumat mendatang. “Hanya tersisa dua kabupaten yang belum rampung, dan keduanya ditargetkan selesai pada Desember 2025,” tambahnya.

Belinda berharap dokumen Profil Kehati ini dapat menjadi landasan kebijakan yang kuat bagi pemerintah daerah dalam mengelola keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

Melalui FGD tahap akhir ini, DLH Barito Selatan berharap seluruh masukan yang diterima dapat memperkuat isi dokumen, sehingga siap ditetapkan sebagai pedoman strategis bagi pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Barito Selatan.( Edi Yanto)


 

You cannot copy content of this page